Api Berkobar Lagi di Samarinda Seberang, Lima Rumah dan Bangsalan Hangus
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Hanya terbilang jam, kebakaran kembali terjadi di Samarinda Seberang pada Rabu (17/6/2026) hari ini.
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Hanya terbilang jam, kebakaran kembali terjadi di Samarinda Seberang pada Rabu (17/6/2026) hari ini.
Kalau pada pukul 07.20 WITA pagi tadi kebakaran terjadi Jalan Cipto Mangunkusumo RT 06, Kelurahan Gunung Panjang Kecamatan Samarinda Seberang dan menghanguskan sejumlah bangunan dan kendaraan milik warga, kebakaran kedua melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pangeran Bendahara, Gang Sepakat, RT 07, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang sekitar pukul 12.00 WITA siang tadi.
Kobaran api dengan cepat membesar dan mengancam bangunan lain yang sebagian besar berbahan kayu. Petugas pemadam kebakaran bersama relawan baru berhasil mengendalikan api sekitar pukul 13.20 Wita setelah berjibaku selama 1 jam 20 menit dan api menghanguskan lima rumah serta satu bangunan bangsalan empat pintu.
Abdul Muis, warga setempat mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut saat api sudah membesar di bagian belakang bangunan. Ia kemudian berupaya menyelamatkan sejumlah sepeda motor yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
“Pas saya lihat api sudah besar di belakang. Saya langsung lari selamatkan motor, karena ada empat motor di sini. Saya tidak tahu asal mulanya dari mana,” kata pria 43 tahun itu.
Saat proses evakuasi berlangsung, Abdul Muis mengaku sempat mendengar suara ledakan dari dalam bangunan. Kondisi itu membuat dirinya memilih menjauh demi keselamatan.
“Ada ledakan dari kamar di atas. Waktu saya selamatkan motor kedua, terdengar ledakan dari listrik, saya langsung lari keluar dan minta warga segera panggil pemadam,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Hendra AH mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.04 Wita.
“Kebakaran menghanguskan lima rumah, terdiri dari empat rumah tunggal dan satu bangsalan empat pintu,” jelas Hendra.
Kendala utama dalam penanganan kebakaran adalah akses menuju lokasi yang berada di dalam gang sempit. Namun kebutuhan air dapat terpenuhi berkat bantuan relawan yang mengambil pasokan dari sungai menggunakan pompa portable.
Untuk mencegah api merambat ke bangunan lain, Disdamkarmat menurunkan lima posko pemadam ke lokasi. Hingga proses penanganan selesai, tidak ada laporan korban jiwa. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
“Yang terpenting adalah peduli dan sadar bahwa bahaya kebakaran tidak bisa diperkirakan. Minimal satu rumah memiliki satu APAR untuk mengatasi kebakaran sejak dini,” tutup Hendra.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG