Kerusakan jalan yang semakin melebar disebut telah mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara yang melintas untuk pertama kalinya di kawasan tersebut. Warga sekitar mengaku khawatir kondisi tersebut dapat menimbulkan korban jika tidak segera ditangani.
Nur Wahid, seorang warga mengatakan, lubang di badan jalan terus membesar dari waktu ke waktu dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Kalau dibiarkan kemungkinan ada korban. Ini saja sudah dalam dan makin hari makin lebar. Jadi dengan adanya relawan ini kami sangat berterima kasih karena mengurangi kecelakaan dan membuat pengendara lebih aman,” ujar Wahid kepada Korankaltim.com saat ditemui dilokasi malam tadi.
Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pengendara yang belum mengetahui keberadaan lubang di lokasi tersebut.
“Yang pengendara itu adalah orang yang baru lewat, tiba-tiba ada lubang, kan bahaya,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Relawan Gos Aspal Samarinda Amang Adan menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan aksi pertama yang dilakukan komunitasnya sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
“Kami malam ini mengadakan penambalan jalan berlubang di Siradj Salman dari grup relawan Gos Aspal Samarinda. Ini adalah kerjaan pertama kami dan mudah-mudahan ada tindak lanjut dari Pemkot untuk segera menambal jalan-jalan berlubang lainnya,” katanya.
Tujuan utama aksi tersebut adalah menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
“Alasannya satu, untuk keamanan warga Samarinda. Terus kenyamanan juga. Intinya supaya tidak ada korban di jalan,” tegasnya.
Seluruh biaya kegiatan berasal dari swadaya relawan dan bantuan warga sekitar. Ia memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan apabila masih ditemukan jalan berlubang yang membahayakan masyarakat.
“Kalau ada respons dari warga atau aduan, akan kami tindak lanjuti. Kalau kami mampu, kami laksanakan. Kalau tidak, mungkin kami akan berkolaborasi dengan Pemkot,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret memperbaiki infrastruktur jalan di Samarinda.
“Harapan ke depannya, seluruh jalan Kota Samarinda mulus. Itu saja untuk warga Samarinda,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur