Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Insiden bermula saat sapi tersebut hendak dibawa menuju Masjid Al-Muaawanah untuk persiapan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Namun ditengah perjalanan sapi mendadak bergerak mundur dan kehilangan pijakan hingga akhirnya masuk ke saluran drainase di pinggir jalan.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu langsung berdatangan untuk membantu proses evakuasi. Suasana sempat panik karena ukuran sapi yang besar membuat hewan tersebut sulit bergerak setelah terjebak di dalam parit.
Fadil, warga setempat kepada Korankalt.com mengatakan, sapi awalnya berjalan normal saat diarahkan menuju masjid. Namun ketika posisi sapi bergerak mundur pijakannya diduga licin sehingga hewan tersebut terperosok.
“Posisinya tadi lagi dibawa ke masjid. Pas jalan mundur, mungkin pijakannya licin, akhirnya jatuh masuk ke parit,” ujar Fadil.
Sapi tersebut merupakan hewan kurban sumbangan warga yang rencananya akan disembelih di Masjid Al-Muaawanah saat Iduladha nanti.
“Ini sapi kurban bantuan warga untuk masjid. Belum sampai lokasi malah kejadian begini,” katanya.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit lantaran kondisi parit yang sempit dan dalam. Warga berusaha menarik sapi menggunakan tali dan tenaga bersama agar hewan itu bisa kembali berdiri.
“Masih dicoba sama warga. Karena sapinya besar, jadi harus hati-hati juga waktu mengangkatnya,” jelas Fadil.
Warga juga sempat mempertimbangkan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran apabila proses evakuasi tidak berhasil dilakukan secara mandiri.
Editor: Aspian Nur