Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan, pengamanan telah dilakukan secara maksimal dengan pendekatan humanis kepada massa aksi. Ia menegaskan, aparat tidak hanya menjaga di titik utama, tetapi juga menyebar di sejumlah lokasi strategis.
“Tentunya saya menyampaikan kepada masyarakat bahwa pengamanan aksi unjuk rasa kali ini yang dilakukan di Kantor DPRD Kalimantan Timur, secara umum bahwa pengamanan yang kami lakukan sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, aparat kepolisian turut memastikan jalannya aksi tetap tertib dengan memberikan pelayanan kepada massa aksi selama berlangsungnya kegiatan. Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Di mana kami sudah melayani aksi unjuk rasa dengan baik. Dan tentunya sampai dengan hari ini, kita sudah selesai tadi jam 22.00 WITA, dari jam 14.00 tadi, dan tidak ada kejadian yang menonjol, dan semuanya bisa dengan aman,” lanjutnya.
Endar menjelaskan, kekuatan pengamanan disesuaikan dengan jumlah massa yang hadir di lapangan. Ia menyebut, ratusan personel dikerahkan dan disebar di berbagai titik untuk mengantisipasi potensi gangguan.
“Untuk kami tentunya proporsional dengan unjuk rasa yang ada, sekitar 400-450 untuk kami, dalam mereka 300. Dan 400 itu tidak hanya berkumpul di sini, tapi juga mengembangkan beberapa titik ya, titik kumpul mereka, parkir-parkir kendaraannya, teman-teman pengunjuk rasa,” jelasnya.
Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada objek vital seperti fasilitas PLN dan SPBU guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama aksi berlangsung. Hingga massa membubarkan diri pada malam hari, situasi tetap terkendali dan tidak terjadi bentrokan.
Editor: Erwin