IS, pria berusia 29 tahun yang juga pengemudi mobil Daihatsu Terios KT 1576 CK, diduga menjadi pelaku kecelakaan beruntun yang terjadi di beberapa titik jalan di Kota Tepian itu yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta sembilan orang lainnya mengalami luka.
Korban tewas diketahui bernama Hadi Surya, pria berusia 48 tahun, warga Sebulu, Kutai Kartanegara. Saat kejadian, ia tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox. Korban sempat dilarikan ke RSUD IA Moeis untuk mendapatkan penanganan medis namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Jenazahnya kemudian dipulangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo, mengungkapkan kejadian bermula pada Jumat malam hingga Sabtu (26/4/2026) dini hari. Kendaraan IS bergerak dari arah Jalan AW Syahrani menuju Jalan Juanda di Samarinda Ulu, sebelum menabrak dua sepeda motor.
“Usai benturan pertama, pengemudi tidak menghentikan kendaraannya dan terus melaju. Diduga panik, sehingga insiden berlanjut ke beberapa lokasi,” sebut La Ode kepada Korankaltim,com Senin (27/4/2026).
Mobil tersebut kemudian melintas ke Jalan Slamet Riyadi hingga kawasan Jembatan Mahakam IV, Sungai Kunjang. Dalam perjalanan itu mobil kembali menabrak sejumlah pengendara lain termasuk sepeda motor Honda Vario, Yamaha Nmax dan Honda Scoopy.
Rangkaian kecelakaan berlanjut saat pelaku memasuki Jalan KH Harun Nafsi hingga Jalan HAMM Riffadin Samarinda Seberang. Di kawasan tersebut korban kembali bertambah, termasuk Hadi Surya yang mengalami luka fatal.
“Total korban satu meninggal dunia, satu luka berat dan tujuh luka ringan. Seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis,” ujar La Ode lagi.
Setelah kejadian IS melarikan diri ke wilayah Samboja dan meninggalkan mobilnya. Kendaraan tersebut diamankan polisi, sementara pelaku sempat kembali ke Samarinda sebelum akhirnya ditangkap di Jalan AW Syahranie Gang 5.
“Atas tindakannya, pelaku dijerat Pasal 312 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena tidak menghentikan kendaraan setelah kecelakaan terjadi,” tutup La Ode.
Editor: Aspian Nur