Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan proyek pembangunan Teras Samarinda Tahap II segera rampung dan siap diresmikan. Wali Kota Samarinda Andi Harun menargetkan fasilitas publik tersebut mulai beroperasi dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
Fasilitas publik ini diproyeksikan menjadi ruang interaksi baru sekaligus titik pertemuan (meeting point) bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Tepian. “Insyaallah dua atau tiga bulan ke depan Teras II sudah kita resmikan dan operasikan,” ujar Andi Harun kepada Korankaltim.com Kamis (23/4/2026) hari ini.
Lokasi pengembangan Tahap II membentang di sepanjang Jalan Gadjah Mada, Kecamatan Samarinda Kota, mulai dari depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) hingga Dermaga Mahakam Ilir.
Meski saat ini akses publik masih ditutup oleh pagar seng, secara visual pengerjaan fisik di lapangan terlihat telah rampung. Kawasan tersebut dirancang dengan empat segmen pedestrian yang lebih luas dan terintegrasi. Fasilitas pendukungnya meliputi koridor pejalan kaki, area duduk, ruang terbuka hijau, instalasi penerangan estetik, musala, taman bermain anak hingga sarana prasarana ramah disabilitas.
Disisi lain, Pemkot Samarinda juga tengah mematangkan perencanaan untuk pengembangan selanjutnya. Teras Samarinda Tahap III nantinya akan membentang dari kawasan Teluk Lerong di Jalan RE Martadinata hingga Jalan Slamet Riyadi guna memperkuat konektivitas di sepanjang tepian sungai.
Namun pembangunan infrastruktur penghubung antar tahapan tersebut belum dapat direalisasikan pada 2026 ini. Kebijakan efisiensi anggaran memaksa pemerintah untuk memprioritaskan sektor pelayanan wajib, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan infrastruktur dasar.
“Penghubung Teras I dan rencana Teras III seharusnya tahun ini kita bangun. Tapi karena keadaan keuangan mengalami efisiensi jadi kami memprioritaskan hal-hal yang wajib,” papar Andi Harun.
Meski terkendala anggaran, Andi Harun memastikan perencanaan teknis Tahap III telah rampung. Pihaknya optimis pembangunan konektivitas dapat dimulai pada 2027 mendatang, menyesuaikan kondisi fiskal daerah.
“Perencanaan Tahap III sudah selesai. Kalaupun terkendala kemampuan keuangan, setidaknya tahun depan kita akan mengerjakan penghubungnya,” pungkas Andi Harun.
Editor: Aspian Nur