Pantauan Korankaltim.com di lapangan, massa bergerak dari titik kumpul kawasan Islamic Center di Jalan Slamet Riyadi dengan berjalan kaki secara tertib. Dibarisan terdepan, tampak satu unit truk sound system yang digunakan sebagai pusat koordinasi lapangan sekaligus sarana untuk menyampaikan orasi selama perjalanan menuju lokasi aksi. Suara pengeras dari atas truk tersebut terdengar mengiringi langkah para peserta aksi.
Seluruh massa bergerak secara perlahan dengan pengawalan aparat keamanan yang berjaga di sepanjang rute. Kehadiran petugas dari kepolisian dan instansi terkait terlihat mengatur jalannya iring-iringan agar tetap kondusif serta meminimalisir potensi gangguan selama aksi berlangsung.
Selain itu, berbagai atribut aksi seperti bendera dan spanduk tampak dibentangkan oleh peserta. Tulisan-tulisan yang tertera mencerminkan sejumlah tuntutan yang ingin disuarakan kepada pemerintah daerah, khususnya kepada pihak legislatif di Gedung DPRD Kalimantan Timur di Jalan Teuku Umar.
Pergerakan massa juga berdampak pada arus lalu lintas di beberapa ruas jalan yang dilalui. Petugas melakukan rekayasa dan pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar.
Hingga proses pergerakan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali. Massa aksi diharapkan dapat menyampaikan aspirasi secara damai, sementara aparat terus melakukan pengamanan guna menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung hingga seluruh rangkaian aksi selesai.
Editor: Aspian Nur