Menanggapi hal tersebut, Neneng yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur menegaskan proses pengawasan tetap berjalan sesuai koridor organisasi. Sebab, pemeriksaan tersebut merupakan tugas kelembagaan Inspektorat, sehingga pelaksanaannya tidak bergantung pada jabatan pribadi seseorang.
“Review (peninjauan ulang) itu tugas inspektorat, bukan tugas saya pribadi. Jadi kalau saya bergeser seperti ini, review tetap jalan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Ia memastikan tidak ada pekerjaan yang dihentikan di lingkungan Inspektorat. Seluruh kegiatan audit maupun yang lainnya yang menjadi bagian dari fungsi pengawasan pemerintah daerah dipastikan tetap berjalan normal.
Diketahui, audit ini menjadi sorotan publik setelah Wali Kota Samarinda, Andi Harun meminta pemeriksaan menyeluruh terhadap mobil dinas berjenis Land Rover Defender yang digunakannya.
Kendaraan tersebut menuai perhatian luas terkait nilai aset dan peruntukannya sebagai fasilitas dinas. Selain unit tersebut, berbagai kegiatan pengawasan rutin lainnya juga tetap dilakukan oleh tim auditor.
Meski kini Neneng menjabat sebagai Sekda, hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan tetap dilaporkan kepadanya untuk ditindaklanjuti sesuai rekomendasi tim auditor.
“Beberapa hari sudah berjalan, mungkin sekitar satu minggu. Mudah-mudahan satu minggu ke depan sudah selesai,” jelasnya.
Baginya, posisi barunya sebagai Sekda justru memberikan keuntungan strategis dalam hal eksekusi hasil pengawasan. Ia menilai proses birokrasi untuk menjalankan rekomendasi audit akan menjadi lebih efisien.
“Bahkan mungkin lebih mudah karena saya di sekretariat, sehingga bisa segera menindaklanjuti rekomendasi yang ada,” pungkasnya.
Editor: Erwin