Ada Empat Kecelakaan di Samarinda Selama Operasi Ketupat Mahakam 2026
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis:Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang berjalan selama 13 hari resmi berakhir pada 25 Maret lalu.
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis:Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang berjalan selama 13 hari resmi berakhir pada 25 Maret lalu.
Dari hasil evaluasi yang dirilis Satlantas Polresta Samarinda, tercatat empat kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri.
Kasatlantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo, menyampaikan seluruh laporan kecelakaan telah dihimpun dari berbagai pos pengamanan, pos pelayanan hingga tim patroli yang bertugas di lapangan. Proses rekapitulasi dilakukan setelah seluruh formulir laporan diterima.
“Setelah seluruh rangkaian operasi selesai dan data direkap, jumlah kecelakaan selama Operasi Ketupat sebanyak empat kejadian. Angka ini sudah final karena laporan dari seluruh pos sudah lengkap,” kata La Ode kepada Korankaltim.com Jumat (27/3/2026) hari ini.
Dari empat insiden tersebut, tidak tercatat korban meninggal dunia namun sembilan orang mengalami luka-luka, terdiri dari delapan korban luka berat dan satu korban luka ringan. Selain itu, total kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp14 Juta.
Dibandingkan dengan Operasi Ketupat Mahakam 2025, jumlah insiden terbilang stagnan. Tahun sebelumnya juga terjadi empat kecelakaan, tetapi jumlah korban luka lebih sedikit dan kerugian material hanya sekitar Rp11,6 Juta. Tren tersebut menunjukkan tingkat risiko di jalan raya pada masa mudik dan balik masih tetap tinggi.
“Secara jumlah memang tidak meningkat, tetapi dampaknya lebih besar. Ini menunjukkan bahwa risiko kecelakaan masih tinggi, terutama ketika volume kendaraan meningkat tajam,” jelas La Ode
Faktor kelelahan dan kurangnya konsentrasi menjadi penyebab utama kecelakaan. Banyak pengendara tetap melanjutkan perjalanan meski kondisi tubuh tidak fit. “Jangan paksakan berkendara saat lelah. Lebih baik berhenti dan beristirahat demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Dengan selesainya Operasi Ketupat 2026, kepolisian berharap kesadaran berlalu lintas masyarakat semakin meningkat dan angka kecelakaan dapat terus ditekan di masa mendatang.
Editor: Aspian Nur

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
5 kali dibaca
111 km Tenggara SELAYAR-SULSEL
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG