Jumlah keberangkatan bus dan penumpang tidak seramai hari-hari sebelumnya.
Koordinator Terminal Lempake Suharyanto menyampaikan, pada H-1 Lebaran hanya ada empat armada bus yang beroperasi dengan total penumpang sebanyak 55 orang. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan puncak arus mudik yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Kondisi landainya arus mudik tidak lepas dari perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri antara pemerintah dan Muhammadiyah. Sebagian masyarakat yang mengikuti penetapan Muhammadiyah memilih berangkat lebih awal, sehingga pergerakan penumpang terkonsentrasi sebelum H-1.
“Kalau H-1 justru tidak terlalu ramai. Banyak penumpang sudah berangkat lebih dulu karena mengikuti jadwal Lebaran yang berbeda,” kata Suharyanto kepada Korankaltim.com.
Berdasarkan data di lapangan, puncak arus mudik terjadi pada Kamis, 19 Maret kemarin atau H-2 Lebaran. Saat itu, sebanyak 10 bus diberangkatkan dari Terminal Lempake dengan tujuan utama ke wilayah Bontang dan Sangatta.
Sementara itu, pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026, jumlah armada yang beroperasi bahkan lebih banyak, mencapai 11 unit. Rute perjalanan didominasi ke dua kota tersebut, dengan pembagian armada relatif seimbang.
Suharyanto menambahkan, tren penurunan ini diperkirakan hanya bersifat sementara. Ia memprediksi lonjakan penumpang akan kembali terjadi pada arus balik Lebaran, khususnya mulai H+3.
“Biasanya setelah Lebaran, sekitar tanggal 24 Maret, penumpang mulai meningkat lagi. Karena keesokan harinya sebagian besar masyarakat sudah kembali beraktivitas kerja,” jelasnya.
Meski jumlah penumpang menurun, operasional di Terminal Lempake tetap berjalan normal. Posko pelayanan mudik tetap disiagakan selama masa angkutan Lebaran guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi.
Petugas terminal juga tetap berjaga penuh untuk memberikan layanan informasi serta pengawasan terhadap aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang.
"Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan kelancaran transportasi selama masa mudik hingga arus balik Lebaran tetap berjalan aman dan tertib.” pungkas Suharyanto.
Editor: Aspian Nur