Ketua ITS, Joko Iswanto, menyampaikan hubungan koordinasi antara relawan dan kepolisian terjalin solid. Ia menyebut komunikasi yang terbangun selama ini mempermudah pertukaran informasi, terutama saat terjadi peristiwa yang membutuhkan penanganan segera.
“Kami melihat keseriusan aparat dalam menjaga situasi tetap kondusif. Setiap laporan yang kami teruskan hampir selalu direspons cepat oleh petugas di lapangan,” ujar Jokis, Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, kecepatan bertindak menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan berkembang lebih luas. Ia juga menilai langkah-langkah yang diambil aparat tidak hanya cepat, tetapi juga terukur dan sesuai dengan prosedur.
“Bukan hanya sigap, tetapi juga tepat dalam mengambil keputusan. Itu yang kami rasakan selama bersinergi dengan kepolisian,” tambahnya.
Saat ini, ITS memiliki sekitar 2.000 relawan yang tersebar di berbagai kecamatan di Samarinda. Dengan kekuatan tersebut, organisasi relawan ini siap mendukung tugas-tugas kepolisian, baik dalam situasi kebencanaan maupun pengamanan kegiatan masyarakat.
“Relawan kami selalu siap turun membantu, mulai dari pengaturan arus lalu lintas saat insiden, membantu pengamanan lokasi kejadian, hingga menyampaikan informasi awal kepada warga,” jelasnya.
Jokis berharap kolaborasi yang sudah berjalan baik ini dapat terus ditingkatkan. Ia menegaskan komitmen ITS untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan, sehingga suasana aman dan damai di Samarinda tetap terpelihara.
Editor: Erwin