Pejabat Pelaksana Teknis (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Hendra Irawan menyampaikan bahwa saat ini aktivitas di lapangan difokuskan pada pembersihan area serta penyempurnaan tahap akhir pasca konstruksi.
“Saat ini proyek masih dalam tahap pemeliharaan,” kata Hendra belum lama ini.
Penataan kawasan ini dikerjakan melalui skema dua tahun anggaran (2024–2025) dengan total nilai mencapai Rp34,6 miliar.
Pada 2024, anggaran sebesar Rp9,6 miliar dialokasikan untuk pembangunan struktur dan fondasi. Sementara di 2025, kucuran dana sebesar Rp24 miliar digunakan untuk penataan lanskap taman, area parkir, ramp, jembatan, hingga pembangunan ruang pertemuan.
Transformasi ini mencakup pembentukan taman, penataan lanskap, penyediaan area parkir kendaraan roda dua dan roda empat, serta pembangunan jembatan dan ruang pertemuan multifungsi.
Ruang pertemuan tersebut dirancang dengan kapasitas lebih dari 50 orang dan dilengkapi selasar guna menunjang kenyamanan akses untuk menyambut tamu pimpinan.
Dengan rampungnya proyek tersebut, wajah Balai Kota Samarinda kini berubah. Lahan di sekitar Kantor Diskominfo yang sebelumnya identik dengan kepadatan kendaraan, kini bertransformasi menjadi ruang terbuka hijau yang tertata rapi dengan konsep lanskap modern yang lebih asri.
“Untuk pekerjaan yang besar-besarnya sudah selesai,” tutupnya.
Editor: Erwin