Perumda Tirta Kencana meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan lonjakan atau penurunan pemakaian yang dinilai tidak wajar.
Direktur Pelayanan Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda Widyastuti Supartinah menegaskan, meski bergerak di sektor bisnis, perusahaan tetap menjalankan fungsi sosial dengan mendorong penghematan penggunaan air.
"Kami mengimbau pelanggan lebih hemat dan bijak menggunakan air," kata Widya kepada Korankaltim.com Jumat (23/1/2026).
Terkait teknis penyesuaian tarif, Widyastuti menjelaskan bahwa kenaikan rata-rata sebesar sembilan persen tersebut diterapkan secara bertahap, di mana pada dua bulan pertama kenaikan baru berada di angka dua persen.
Karena itu jika terjadi lonjakan tagihan yang ekstrem, maka pelanggan diminta untuk segera melakukan konfirmasi sebelum melakukan pembayaran.
“Kalau merasa tagihan ekstrem dibanding bulan sebelumnya, jangan langsung dibayar. Laporkan ke pelayanan kami untuk dicocokkan dengan sistem, bahkan kami siap turun ke lapangan memastikan sesuai pemakaian,” ujar Widya lagi.
Ia juga mengingatkan agar kondisi sebaliknya tetap dilaporkan. Jika tagihan yang biasanya besar tiba-tiba turun drastis, hal itu bisa mengindikasikan adanya kesalahan pencatatan meter atau gangguan teknis lainnya yang perlu segera ditangani.
Di sisi lain, Perumda Tirta Kencana memastikan pemberian subsidi tetap berjalan bagi kelompok pelanggan tertentu, terutama yang tarifnya masih di bawah biaya dasar. Skema subsidi ini akan dicantumkan secara transparan pada rekening atau kuitansi pembayaran setelah tarif baru diterapkan.
"Nilai subsidinya akan terlihat di tagihan dan besarnya berbeda-beda sesuai kelompok pelanggan,” ungkapnya.
Untuk memudahkan komunikasi, Perumda Tirta Kencana menyediakan layanan contact center 24 jam. Pelanggan dapat melaporkan kendala air tidak mengalir, kebocoran, hingga pengecekan angka meter sebelum membayar. Data tagihan tersedia mulai tanggal satu setiap bulannya dan dapat diakses melalui WhatsApp di nomor 0811553536 atau operator di 0541 2088100.
Editor: Aspian Nur