Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, saat meninjau pembangunan bandara pertama di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menyampaikan kalau progres pembangunan telah mencapai 89 persen. Dia menjelaskan, untuk jalur landasan pacu (runway) telah diselesaikan sepanjang 750 meter dengan lebar badan 23 meter.
Dalam mendukung pembangunan tersebut, Pemerintah Provinsi telah mengucurkan anggaran pada tahun 2025 sebesar Rp43 Miliar.
“Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan fasilitas pemadam kebakaran (damkar), stasiun pengoperasian bandara, dan fasilitas pendukung lainnya. Sementara beberapa fasilitas lain seperti terminal dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Mahulu, sehingga saat ini pembangunan bandara terus dikebut,” ujar Rudy, Rabu (7/1/2026).
Pembangunan Bandara Ujoh Bilang diproyeksikan selesai pada 28 Januari 2026. Setelah itu bandara akan diresmikan pada awal Februari sambil menunggu terbitnya izin operasional dari kementerian terkait. Keberadaan bandara tersebut, diyakini akan membuka keterisolasian kabupaten termuda di Kaltim.
“Apalagi Mahulu memiliki peluang besar di sektor pariwisata, perekonomian, serta kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah,” ucapnya.
Potensi tersebut selama ini belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara, padahal Mahakam Ulu memiliki banyak destinasi dengan keindahan dan kekayaan alam yang luar biasa.
"Pastinya kami berharap dengan adanya bandara kedepan, akses mobilitas masyarakat semakin mudah, serta peluang dengan semakin banyaknya masyarakat yang berkunjung," tutup Rudy.
Editor: Aspian Nur