Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas I Samarinda, Capt. M. Ridha, mengatakan stabilitas harga tiket menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun. Harga tiket kapal penumpang telah disepakati bersama operator dan pemangku kepentingan terkait.
“Untuk tiket penumpang sampai saat ini masih mengikuti aturan yang sudah disepakati. Harganya tetap normal, berkisar Rp350 ribu hingga Rp500 ribu, dan tidak ada kenaikan selama periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Ridha, Jumat (26/12/2025).
Ia menjelaskan, KSOP bekerja sama dengan Polsek Pelabuhan, unsur TNI, agen penjualan, serta operator kapal untuk memastikan proses penjualan tiket berjalan sesuai prosedur. Pengawasan difokuskan pada sistem penjualan daring guna mencegah praktik percaloan.
“Kami terus mengingatkan agar penjualan tiket dilakukan melalui mekanisme resmi. Seluruh pembelian sudah berbasis online dan pengawasan kami perketat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli KSOP Kelas I Samarinda, Capt. Yudi Kusmiyanto, menyampaikan bahwa empat kapal penumpang lintas pulau telah disiagakan untuk melayani penumpang Nataru, yakni KM Adithya, KM Prince Soya, KM Queen Soya, dan KM Nusantara 89.
“Seluruh kapal telah kami lakukan uji petik untuk memastikan aspek teknis dan kelengkapan alat keselamatan terpenuhi sehingga laik berlayar,” jelas Yudi.
Ia menambahkan total kapasitas penumpang masing-masing kapal telah ditetapkan, dan KSOP memprediksi kenaikan jumlah penumpang sekitar 1,3 persen. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai masih terkendali.
Selain rute Samarinda–Parepare, KSOP juga memperketat pengawasan jalur sungai dan penyeberangan. Hingga kini, 22 kapal penyeberangan telah menjalani uji petik. KSOP mengimbau masyarakat membeli tiket resmi dan mematuhi aturan keselamatan demi perjalanan yang aman dan nyaman selama libur Nataru.
Editor: Erwin