Sejauh ini belum terjadi lonjakan penumpang yang berpotensi menimbulkan kepadatan maupun gangguan keselamatan pelayaran.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda juga telah mengoperasikan Posko Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru sebagai langkah antisipasi.
Posko ini berfungsi untuk memantau pergerakan penumpang, kesiapan kapal, serta memastikan seluruh aktivitas pelayaran berjalan sesuai standar keselamatan, khususnya di tengah potensi cuaca ekstrem akhir tahun.
Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas I Samarinda, M. Ridha Rengreng menyampaikan bahwa arus penumpang hingga kini masih relatif stabil.
Menurutnya, jumlah pengguna jasa angkutan laut belum menunjukkan peningkatan drastis sebagaimana biasanya terjadi pada puncak libur Nataru.
“Sejak posko mulai dibuka, situasi arus mudik jalur laut masih normal. Belum ada lonjakan penumpang yang signifikan,” ujarnya, Senin (22/12/2025).
Meski demikian, KSOP mencatat adanya rute dengan tingkat keterisian cukup tinggi, terutama tujuan Parepare. Jalur tersebut menjadi salah satu favorit masyarakat Samarinda dan daerah sekitar yang hendak menyeberang ke Sulawesi Selatan.
Ia menambahkan, Minggu (21/12/2025), kapal penumpang Prince Soya diberangkatkan dengan membawa sekitar 1.700 penumpang dari kapasitas maksimal 1.800 orang. Sementara itu, pada Senin (22/12/2025), kapal Cattleya Express melayani sekitar 900 penumpang dari total kapasitas 1.500 orang.
“Jumlah penumpang memang cukup banyak untuk tujuan tertentu, tetapi masih sesuai dengan ketentuan kapasitas kapal,” jelasnya.
Lebih lanjut, untuk mencegah terjadinya kelebihan muatan, KSOP melakukan pengawasan langsung sebelum kapal berlayar. Pemeriksaan dilakukan mulai dari manifest penumpang, kelengkapan alat keselamatan, hingga pencocokan data melalui sistem tiket elektronik.
KSOP Kelas I Samarinda memastikan pengawasan akan terus ditingkatkan hingga berakhirnya masa libur Tahun Baru. Dengan pengendalian yang ketat dan koordinasi lintas instansi, arus mudik dan balik melalui jalur laut diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar bagi seluruh penumpang.
Editor: Erwin