Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda mencatat adanya lonjakan signifikan volume sampah yang dikumpulkan pada kegiatan bulan ini. Kepala DLH Samarinda Suwarso menjelaskan, proses penimbangan masih berlangsung, namun estimasi awal menunjukkan jumlah sampah mencapai sekitar satu ton. “Kurang lebih satu ton sudah terkumpul dan progresnya sekitar 150 persen dibanding bulan sebelumnya,” kata Suwarso kepada Korankaltim.com.
Selain pembersihan DLH Samarinda juga menyalurkan sedekah sampah melalui Bank Sampah untuk membantu korban bencana tanah longsor dan banjir di Sumatra. Suwarso mengatakan kegiatan ini lebih menonjolkan nilai solidaritas. DLH turut menanam pohon serta menebarkan seribu ekor benih ikan patin di sungai.
“Tujuannya bukan sekadar bersih-bersih tapi juga mengkampanyekan sungai ini sumber kehidupan, bukan tempat sampah,” tegasnya.
Edukasi kepada masyarakat di bantaran SKM menjadi kunci utama untuk mengurangi sampah rumah tangga yang masih dibuang langsung ke sungai karena sungai memiliki fungsi penting sebagai sumber air baku bagi kota.
Wakil Wali Kota Samarinda Saifudin Zuhri, yang turut meninjau kegiatan tersebut melihat adanya peningkatan kebersihan dibanding bulan sebelumnya.Ia juga menyoroti keberadaan sejumlah rumah yang menjorok ke badan sungai dan memastikan pemerintah akan berkoordinasi dengan PUPR untuk menentukan langkah penyelesaiannya.
“Ada progres peningkatan dan Alhamdulillah kegiatan susur sungai berjalan baik,” kata Saefuddin.
Pemerintah berharap kegiatan rutin ini dapat menjadikan Sungai Karang Mumus lebih bersih, tertata, dan ke depan bisa menjadi ruang wisata air bagi masyarakat.
Editor Aspian Nur