Agenda pemilihan ketua baru kini diputuskan berlangsung pada 27 November 2025 di Hotel Mercure.
Ketua Karateker Kadin Kaltim, Muhammad Natsir, menjelaskan percepatan Muprov merupakan keputusan bersama Kadin kabupaten/kota usai terbitnya Surat Keputusan Karateker dari Kadin Indonesia pada 31 Oktober 2025, yang sekaligus menonaktifkan kepengurusan periode 2022-2027.
“Situasi ini menimbulkan gejolak di daerah. Karena itu, hasil rapat Kadin kabupaten/kota menyepakati bahwa Musprov harus dipercepat agar roda organisasi kembali normal,” ujar Natsir, kepada Korankaltim.com Selasa (18/11/2025).
Ia menegaskan, seluruh proses penyelenggaraan Muprov berada di bawah tanggung jawab Kadin Indonesia sebagai pihak yang menunjuk karateker. Meski demikian, struktur kepanitiaan di provinsi juga melibatkan pengurus lama dan perwakilan daerah.
Natsir menegaskan pelaksanaan Muprov pada tanggal 27 November mendatang telah memperoleh persetujuan tertulis dari Kadin Indonesia. Meski AD/ART Kadin pada umumnya mengatur jeda minimal dua bulan sebelum Muprov, namun percepatan disetujui atas pertimbangan situasi organisasi serta kebutuhan konsolidasi jelang Rakernas Kadin Indonesia.
“Selama Kadin Indonesia memberikan persetujuan, kita jalan. Jika tidak, tentu kita harus menyesuaikan. Tetapi surat persetujuan sudah terbit, jadi semua bergerak,” tegasnya.
Menurutnya, percepatan ini juga menghindari beban tambahan bagi Kadin Pusat yang kini mengambil alih kendali organisasi pasca SK Karateker.
Ketua OC Muprov Kadin Kaltim ke-8, Lani Tanuh Jaya, menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon ketua resmi dibuka mulai Selasa 18 November hingga 24 November 2025. “Rentangnya hanya satu minggu. Hari ini kita buka, penutupan pada tanggal 24,” jelas Lani.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada nama yang memastikan maju, mengingat pendaftaran baru saja dimulai.
“Yang berminat tentu ada, tetapi kita belum tahu siapa yang akan benar-benar mendaftar. Nanti setelah tanggal 24 baru terlihat berapa kandidatnya,” ujarnya.
Adapun syarat calon ketua, meliputi rekam jejak organisasi, pengalaman di dunia usaha, serta keterlibatan dalam struktur Kadin atau asosiasi usaha di berbagai tingkatan selama ini.
Editor: Erwin