Seorang pria yang sejak pagi berada di warung tersebut ditemukan telah meninggal dunia tanpa ada yang menyadari.
Pemilik warung, Eko (42), mengatakan bahwa korban sudah berada di warungnya sejak pagi hari. menjelang siang, korban tampak tertidur di kursi panjang dan tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas lain.
“Dia dari pagi duduk sendiri saja, sesekali pegang ponsel, tapi tidak banyak bicara,” ujarnya.
Namun menjelang sore, pemilik warung merasa ada kejanggalan karena posisi korban tidak berubah sejak lama. Ia kemudian mencoba memanggil korban beberapa kali, namun tidak ada respons. Ketika diperiksa lebih dekat, pemilik warung langsung curiga adanya sesuatu yang tidak wajar.
"Kondisi mulut korban terlihat dimasuki serangga, tangan menghitam, dan tubuhnya sudah terasa dingin," tambahnya
Warga sekitar yang mengetahui situasi tersebut segera mengambil langkah aman dengan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Beberapa saat kemudian, petugas dari Polsek Sungai Pinang bersama Unit Inafis Polresta Samarinda tiba di lokasi. Mereka langsung memasang garis polisi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban serta area sekitar warung.
Proses olah TKP berlangsung cukup lama mengingat posisi korban yang ditemukan masih dalam keadaan duduk. Setelah identifikasi awal selesai dilakukan, jenazah korban dibawa menuju rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksaruddin Adam membenarkan adanya temuan jazad tersebut. Ia menyebutkan pihak keluarga sudah diberitahu dan telah datang untuk memastikan identitas korban.
“Benar, kami menerima laporan penemuan seorang pria meninggal di warung. Pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan pemilik warung untuk menyusun kronologi lengkap sebelum korban ditemukan. “Kami menunggu hasil medis untuk memastikan penyebab kematian,” tutupnya.
Editor: Erwin