Tak pelak, kehadiran hewan tersebut membuat resah warga sekitar karena terlihat hampir setiap hari berkeliaran dan mondar mandir di dekat rumah mereka. Ratna, warga sekitar, mengaku ketakutan sejak monyet itu muncul tiba-tiba di pemukiman. “Sudah semingguan ini ada monyet keluyuran. Kadang tahu-tahu sudah di dapur orang, di meja makan. Kami takut sekali, jadi semua jendela ditutup rapat. Cepat ditangkap saja biar aman warga sini,” kata Ratna saat ditemui Korankaltim.com di lokasi pada Selasa (04/11/2025)
Menindaklanjuti laporan warga, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Samarinda langsung turun ke lokasi untuk melakukan penangkapan.
Polly Rachman, Danpos 1 Posko 1 Disdamkartan, mengatakan timnya telah memasang perangkap di sekitar area tempat monyet sering terlihat. “Kami menggunakan jaring besi yang dipasang di bagian atap rumah warga. Petugas juga bersiaga agar bisa segera menangkap jika monyet itu muncul lagi,” jelas Polly.
Monyet tersebut kemungkinan besar turun ke permukiman karena sedang mencari makan. "Biasanya hewan seperti ini aktif di waktu agak gelap dan turun karena lapar, mencari sumber makanan baru,” jelas Polly.
Disdamkartan akan memantau situasi selama beberapa hari ke depan dan menyesuaikan lokasi perangkap jika hewan itu belum tertangkap. “Kalau belum terperangkap kami pindahkan ke titik lain yang diduga jadi jalur pergerakannya,” ujar Polly.
Sementara itu, peristiwa serupa juga terjadi di kawasan Makroman, Samarinda. Seekor monyet dilaporkan menyerang dan menggigit seorang bocah, menambah kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan satwa liar yang mulai sering muncul di lingkungan permukiman. Hingga saat ini proses penangkapan masih dilakukan oleh pihak Disdamkartan Kota Samarinda.
Editor: Aspian Nur