Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, sebelumnya mengajukan rencana pengerukan Sungai Mahakam sebagai langkah konkret untuk mengurangi risiko banjir.
Ia menilai, sedimentasi yang menumpuk selama lebih dari dua puluh tahun telah mengurangi daya tampung sungai secara signifikan.
Namun, usulan tersebut mendapat tanggapan berbeda dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Menurutnya, pengerukan Mahakam memang penting, tetapi lebih berdampak pada kelancaran aktivitas pelayaran daripada pengendalian banjir di kawasan perkotaan.
“Pengerukan Mahakam tentu bermanfaat bagi navigasi sungai, tetapi untuk pengendalian banjir di Samarinda, yang paling mendesak justru normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM),” kata Andi Harun saat ditemui disela-sela kegiatan, Jumat (31/10/2025).
SKM merupakan jalur utama drainase kota yang menampung air hujan dari sejumlah kawasan padat penduduk. Jika kondisi sungai itu tidak segera dibenahi, potensi genangan akan terus berulang.
Pandangan berbeda antara Pemprov dan Pemkot juga mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Pengamat Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Mulawarman, Warsilan, menilai adanya perbedaan fokus antara kedua pihak.
“Gubernur lebih menyoroti Mahakam sebagai sungai utama provinsi, sementara Wali Kota memusatkan perhatian pada banjir yang berdampak langsung ke permukiman warga,” jelasnya, Minggu (2/11/2025).
Warsilan menegaskan solusi banjir tidak bisa dilakukan secara parsial. Penanganan harus mempertimbangkan karakteristik daerah aliran sungai (DAS) dan kondisi hidrologi secara menyeluruh.
“Salah satu pendekatan yang efektif adalah pembangunan embung untuk menahan limpasan air dari hulu sebelum mencapai kawasan padat penduduk,” terangnya.
Ia juga mengingatkan, ketika hujan deras berbarengan dengan pasang air sungai, genangan di Samarinda akan sulit surut karena pompa air tidak bisa bekerja optimal.
“Masalah banjir di Samarinda bukan hal yang bisa selesai dalam waktu singkat. Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah provinsi dan kota untuk mencapai hasil yang nyata,” tutupnya.
Editor: Erwin