Diketahui, program RLH ditargetkan mampu dibangun sebanyak 508 unit rumah sejak tahun 2022 hingga 2024, sayangnya hingga tahun ini RLH yang terbangun baru sekitar 386 unit se-Kaltim.
Kepala Biro Adbang Setda Kaltim Irhamsyah menjelaskan, program RLH di tahun ini masih berjalan, apalagi program tersebut telah mendapatkan dukungan dari Gubernur Kaltim. "Program ini bisa dilanjutkan," tegas Irhamsyah saat diwawancarai wartawan Korankaltim.com, Rabu (29/10/2025).
Saat ini mereka masih fokus berkomunikasi dengan beberapa perusahaan yang terus berkontribusi melakukan pembangunan RLH agar bisa diselesaikan. Irhamsyah mengaku, memang saat ini untuk target masih belum tercapai.
"Baru sekitar 70-an persen, tetapi saat ini ada beberapa rumah juga yang masih on progres, tapi kita pastikan program ini akan tetap berjalan," papar Irhamsyah.
Walaupun target pembangunannya belum tercapai tetapi program ini menurutnya cukup baik, sebab dalam pelaksanaannya bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa perusahaan yang beroperasi di Kaltim.
"Karena dalam kegiatan ini memang masih tergantung dari kontribusi perusahaan yang menyalurkan kepada badan pengelola RLH kita," jelasnya.
Progam RLH ini dilaksanakan bekerjasama dengan TNI untuk pelaksanaan pembangunan unitnya. Selain itu memang pembangunannya masih diprioritaskan di beberapa daerah tempat perusahaan tersebut beroperasi.
"Jadi daerah pembangunannya dilakukan di wilayah tempat dimana perusahaan itu berada, selebihnya akan kita sebar pembangunannya di beberapa titik seperti Mahulu (Mahakam Ulu) dan Kubar (Kutai Barat)," pungkas Irhamsyah.
Editor: Aspian Nur