Ketua BAZNAS Provinsi Kaltim, Ahmad Nabhan, menyampaikan bahwa sebelumnya kegiatan Yatim Fest ini sudah dilaksanakan di tahun lalu tepatnya di Big Mall Samarinda.
Sementara di tahun ini kegiatan di gelar di Islamic Center sebagai upaya mendekatkan anak-anak kepada rumah ibadah.
“Selain itu dalam rangkaian kegiatan juga kita mengadakan lomba seperti mewarnai dan menghafal Al-Qur’an yang diikuti oleh mereka,” ujar Nabhan.
Lanjutnya, keinginan ke depan pelaksanaan kegiatan Yatim Fest ini tidak hanya diikuti 500 anak, tetapi bisa mencapai 1.000 anak.
Selain itu anak-anak penerima santunan juga diutamakan adalah anak yatim piatu dan duafa yang tinggal bersama keluarga seperti paman, bibi, atau kakeknya.
“Karena anak-anak yatim piatu yang tinggal di lembaga panti asuhan kebanyakan telah dibina dengan baik, walaupun memang ada sebagian dari mereka yang tetap menerima (santunan),” ucapnya.
Kemudian, Nabhan menuturkan, dengan banyaknya dana zakat, infaq, sedekah yang dikumpulkan BAZNAS ke depan semakin banyak lagi manfaat yang dirasakan oleh saudara-saudara yang kurang mampu.
Dirinya berkeinginan, kegiatan Yatim Fest tahun depan bisa lebih meningkat, baik dari segi jumlah penerima hingga santunannya.
“Hal ini tentunya berkat dukungan pemerintah provinsi Kaltim, dan kita berharap dengan adanya dukungan serta pembinaan, generasi akan datang bisa mengisi seluruh bidang dalam pembangunan Kaltim ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, Nabhan menerangkan, dalam kegiatan Yatim Fest 2025, setiap anak yatim piatu menerima santunan sebesar Rp1 juta yang langsung masuk ke dalam buku tabungannya masing-masing.
Menurutnya hal ini dilakukan sebagai guna membiasakan anak-anak tersebut untuk menabung.
“Selain itu setiap anak menerima baju senilai Rp70 ribu, snack Rp10 ribu, dan bingkisan Rp30 ribu. Sehingga total yang diberikan untuk satu anak Rp1.230.000,” tuturnya.
Editor: Erwin