Agenda ini menjadi langkah penting dalam menyusun program strategis sekaligus mengevaluasi capaian organisasi yang baru terbentuk pada akhir tahun lalu.
Ketua Panitia Pelaksana Hasbar Mara menjelaskan, rapat kerja merupakan kewajiban rutin organisasi untuk merumuskan arah kegiatan.
Namun karena IPF Kaltim baru berdiri maka fokus utama kali ini adalah penyusunan program jangka pendek.
“Rapat kerja ini memang menjadi keharusan dalam kepengurusan setiap tahun sekali untuk merumuskan program dan evaluasi,” kata Hasbar kepada Korankaltim.com Sabtu (6/9/2025) hari ini .
“Karena kami terbentuk di akhir tahun jadi menyusun program jangka pendek. Insya Allah raker diikuti oleh sembilan daerah, minus Mahakam Ulu. Mudah-mudahan apa yang ka i rumuskan bisa dijalankan bersama-sama,” harapnya
Sebagian besar ketua pengurus cabang (pengcab) di kabupaten/kota juga merupakan bagian dari kepengurusan provinsi.
Pola ini dirancang agar komunikasi organisasi lebih efektif dan informasi dapat tersampaikan dengan cepat.
Sementara Ketua IPF Kaltim Andi Faizal Sofyan Hasdam menekankan pentingnya rapat kerja ini sebagai forum untuk menyusun program strategis jangka menengah hingga empat tahun ke depan.
“Agenda ini bukan hanya rapat kerja, tetapi juga pelantikan. Semua kegiatan strategis kita rumuskan demi membesarkan dan membina olahraga pickleball di Kaltim. Kalau berbicara olahraga prestasi, tentu muaranya adalah KONI. Kepengurusan bisa dianggap berhasil apabila prestasinya meningkat, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tegasnya.
Karena kepengurusan baru dilantik pertengahan tahun 2025 maka kegiatan yang akan disusun lebih banyak diarahkan hingga akhir 2025.
Beberapa di antaranya meliputi turnamen tingkat pelajar serta persiapan menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov).
“Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pickleball, baik tingkat pelajar maupun persiapan BK Porprov, akan kita laksanakan di akhir tahun ini,” papar Andi Faizal.
Editor Aspian Nur