Menurutnya, kebijakan Mendagri Tito Karnavian relevan dengan kondisi saat ini. “Sangat tepat dan relevan,” ujar Andi Harun kepada Korankaltim.com Kamis (4/9/2025) hari ini.
Setiap perjalanan dinas keluar negeri sejatinya harus melalui izin Kemendagri, namun, hal itu kini dihentikan sementara agar kepala daerah benar-benar fokus di wilayahnya. “Bahkan tidak hanya ke luar negeri, perjalanan dinas (dalam negeri) yang tidak terlalu urgent itu bisa ditunda,” ucapnya.
Selain menjaga situasi tetap kondusif, kebijakan ini juga dinilai sebagai langkah penghematan anggaran. Kegiatan yang tidak mendesak bisa diganti dengan pertemuan virtual melalui zoom atau platform daring lainnya.
Ada dua hal yang harus disikapi bijak. Pertama, situasi nasional yang menuntut konsentrasi penuh di daerah dan kebutuhan efisiensi agar belanja pemerintah lebih tepat guna. "Dua-duanya dapat tercapai dengan mengikuti imbauan ini," ucapnya.
Karena itu orang nomor satu di Kota Tepian ini menegaskan pentingnya menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Kebijakan Kemendagri bukan sekadar larangan perjalanan dinas, melainkan upaya konkret menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan anggaran negara digunakan secara lebih efisien.
“Karena itu sekali lagi saya katakana larangan dari Pak Mendagri sangat relevan dan memang seharusnya begitu,” tutup Andi Harun.
Editor: Aspian Nur