Kegiatan ini tak hanya menghadirkan lomba mewarnai, tetapi juga disertai pembagian paket bantuan yang berisi tas sekolah, krayon, buku tulis, alat makan, serta santunan.
Seluruh bingkisan diserahkan langsung oleh Ibu Wakil Gubernur Kalimantan Timur, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak kurang mampu di lingkungan sekitar.
“Anak-anak ini tidak hanya layak mendapatkan bantuan, tetapi juga ruang untuk berekspresi dan merasa dihargai. Melalui acara ini, kami ingin memberikan keceriaan, sekaligus membangun rasa percaya diri dan kepedulian sosial sejak usia dini,” ujar Mega Folandiana, Branch Manager Rumah Zakat Samarinda.
Dengan membawa tema “Indonesia Mewarnai”, acara ini mengusung nilai simbolis: bahwa setiap anak memiliki warna dan peran dalam membentuk masa depan bangsa. Bukan hanya lomba semata, tapi juga momentum untuk membangun harapan dan semangat kolaborasi.
Acara tersebut berlangsung meriah berkat dukungan sejumlah pihak, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI), Holland Bakery, Iwan Swalayan, dan Ikatan Wanita Syarikat Sempaja (IWSS). Kolaborasi inilah yang memungkinkan terselenggaranya kegiatan secara maksimal, termasuk pemberian hadiah menarik bagi peserta terbaik.
Mega menambahkan, kegiatan serupa akan terus digelar setiap tahun, sebagai bentuk komitmen Rumah Zakat dalam memberdayakan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia berharap kegiatan ini tak hanya berdampak bagi penerima manfaat, tetapi juga menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli dan berbagi. (*/kk)
Editor: Erwin