Agenda tahunan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai wadah promosi budaya, penguatan identitas seni daerah, serta mendorong posisi Kaltim sebagai destinasi seni dan pariwisata bertaraf internasional.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, membenarkan penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menyampaikan, lima negara telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam festival tersebut.
“Kelima negara ini pastinya Indonesia, lalu India, Korea Selatan, Romania, Rusia dan Polandia,” ujar Sri Wahyuni, Rabu (23/7/2025).
Selain kelima negara, dia menyebutkan ada juga partisipasi dari lima provinsi di Indonesia, seperti provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sulteng).
“Para peserta dari berbagai negara dan provinsi ini nantinya akan berpartisipasi sebagai kelompok tari dan seni yang turut memeriahkan kegiatan EBIFF 2025,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sri menjelaskan, kegiatan EBIFF 2025 akan dilaksanakan di Kota Samarinda diiringi berbagai kegiatan lainnya. Dia mengaku saat ini persiapan sudah dilakukan dengan matang oleh Kelompok Kerja (Pokja).
“Pastinya dalam kegiatan EBIFF ini ada berbagai unsur yang kita libatkan mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga aparatur keamanan,” katanya.
Sri juga menekankan, mendekati kegiatan EBIFF 2025 pihaknya sudah melaksanakan rapat final, serta melakukan pengecekan tempat kegiatan dan keamanan. Dia menjelaskan, bahwa pihak keamanan juga telah membuat rekomendasi alur kirab budaya yang akan dilalui oleh para peserta.
“Tentunya alur kirab budaya yang sudah ditentukan tentunya memperhatikan keamanan dan kenyamanan pada peserta, ditambah lagi fasilitas kesehatan seperti ambulans juga telah disediakan,” terangnya.
Editor: Erwin