Hal itu disampaikan terkait dengan adanya kabar kalau job fair sudah tidak efektif karena dinilai tidak benar-benar meresap tenaga kerja.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang (Plt Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja Disnaker Samarinda, Wuryanti menepis kabar miring tersebut dan menjelaskan job fair masih sangat membantu masyarakat dalam mencari pekerjaan.
"Saya tidak sepakat dengan kabar tersebut Job fair sangat membantu masyarakat dalam mencari pekerjaan," tegas Wuryanti kepada Korankaltim.com disela kegiatan Job Fair 2025 yang digagas Disnaker Samarinda di Hotel Mercure Rabu (25/6/2025)hari ini.
Soal diterima atau tidaknya para pelamar oleh perusahaan bukan lagi menjadi tanggung jawab mereka. "Diterima atau tidaknya itu kami tidak bisa ikut campur karena tergantung kebijakan perusahaan masing-masing," sebut Wuryanti.
Terpisah, Charmila sebagai Human Resources Rekruitmen Perseroan Terbatas (PT) Cindara Pratama Lines menambahkan, perusahaan sangat terbantu dengan adanya job fair. Pihaknya bisa mendapatkan banyak kandidat calon pekerja. "Sangat membantu, karena kami bisa menerima banyak kandidat," kata Charmila.
Setiap pelamar akan diseleksi sesuai kemampuan yang dimiliki dan kebutuhan perusahaan karena tidak semua pelamar kerja bisa diterima.
Sementara Elzar, seorang pencari kerja yang juga hadir pada agenda job fair tersebut mengatakan dirinya sangat terbantu untuk mencari pekerjaan. "Sangat terbantu, karena saya bisa melamar kerja diberbagai perusahaan yang hadir disini," kata Elzar.
Setiap perusahaan yang turut serta dalam agenda ini wajib melaporkan jumlah pelamar kerja, baik yang mereka terima ataupun tidak. Tetapi data tersebut nantinya hanya akan menjadi konsumsi internal mereka dan stakeholder tertentu.
Editor: Aspian Nur