JPD tahun ini menjadi wadah penting bagi para pemuda dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim untuk menunjukkan potensi mereka sebelum melangkah ke ajang yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.
Analis Kebijakan Ahli Muda di Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara mengatakan bahwa JPD telah terbukti efektif sebagai sarana seleksi berjenjang.
Pemuda unggul dari daerah akan disaring dan dipersiapkan melalui berbagai lomba dan festival di tingkat provinsi, sebelum diutus ke level nasional.
“Seleksi kami mulai dari daerah. Setelah itu, peserta terbaik akan bersaing di tingkat provinsi. Yang lolos dari sana baru bisa melaju ke tingkat nasional,” terang Hasbar, Rabu (18/6/2025).
Hasbar juga menyebutkan Kaltim selalu menunjukkan prestasi di delapan cabang kreativitas yang diperlombakan, bahkan ada peserta yang sukses menembus panggung internasional.
“Contohnya salah satu alumni JPD kita yang pernah juara saat pelaksanaan di Gorontalo. Sekarang dia sedang menempuh pendidikan di Roma, Italia, setelah mendapat beasiswa sembilan bulan di sana,” tuturnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, JPD menjadi momentum untuk membangun semangat persatuan di antara pemuda se-Kaltim.
Berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan kolaboratif akan digelar selama acara berlangsung untuk memacu inovasi sekaligus mempererat solidaritas.
Meskipun Jambore Pemuda Indonesia di tingkat nasional kini sudah tidak lagi dilaksanakan, Dispora Kaltim tetap berkomitmen mengadakan JPD karena manfaatnya yang dirasakan langsung.
“Jambore ini sangat penting untuk menggali potensi yang ada di daerah. Kami yakin kegiatan ini masih sangat relevan,” tambahnya.
Ditambahkannya, JPD tahun ini dapat kembali melahirkan talenta-talenta muda yang mampu mengangkat nama Kaltim di kancah yang lebih luas.
Editor: Erwin