Salah satu dukungan positif orang nomor satu Benua Etam ini terkait Program Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) oleh BKKBN untuk pola pengasuhan di tempat-tempat penitipan anak.
Program ini menurut Gubernur Harum memberikan pengasuhan yang berkualitas, aman dan positif bagi anak-anak, ketika para orang tua bekerja. "Pengasuhan yang baik kepada anak sejak dini bagian perlindungan anak dan investasi bagi bangsa," kata Harum.
Bahkan pola ini bukan hanya investasi pada masa depan anak, juga kemajuan bagi perempuan dan kesejahteraan keluarga. "Anaknya terlindungi dan ibunya bisa bekerja tenang. Tentu pendapatan keluarga juga meningkat," beber Gubernur Harum.
Kalimantan Timur ke depan, tegas Gubernur Harum bertekad dan berkomitmen mewujudkan generasi emas yang mampu membangun daerahnya.
Provinsi Kaltim yang dianugerahi sumber daya alam berlimpah, namun belum terkelola secara baik dan maksimal memerlukan orang-orang yang unggul, andal dan kompeten.
"Generasi emas harus diciptakan sejak dini. Pola pengasuhan yang baik dan benar akan menjamin masa depan anak-anak Kaltim," jelasnya.
Melalui sinergi dan aksi nyata Pemerintah Provinsi Kaltim dengan seluruh pihak, diharapkan pengasuhan positif menjadi fondasi kuat generasi masa depan.
"Pemerintah bersama lembaga masyarakat dan swasta harus memiliki komitmen yang sama untuk membangun generasi emas Kaltim dan Indonesia," harap Gubernur Harum. (*yans/sul/ky)