Warga Buton yang mendapat daging kurban tinggal diperbatasan antara Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu di Jalan Lapandewa kawasan Batu Besaung, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, tepatnya di Musala Ibnu Sina.
Ketua Panitia Kurban Musala Ibnu Sina La Bunga mengatakan, mereka menerima bantuan dari warga Buton seekor sapi dan empat kambing yang dibagikan kepada warga sekitar.
“Alhamdulillah ini ada bantuan yang diberikan ke masyarakat untuk merayakan Iduladha bersama masyarakat Buton yang ada di sini,” kata Bunga.
Warga tidak hanya merayakan Iduladha dengan berbagi hewan kurban tetapi juga menikmayi daging yang sudah dimasak.
“Kami juga ajak warga makan bersama dari sebagian hasil pemotongan hewan kurban, ya ini bagian dari menciptakan kebersamaan antar warga kami supaya makin solid,” ujar Bunga lagi.
Sementara Ketua Pembangunan Musala Ibnu Sina La Syarifuddin menjelaskan jika pelaksanaan pemotongan hewan kurban di kawasan Batu Besaung sudah berlangsung empat tahun berturut-turut sebagai upaya memberikan perhatian kepada warga Buton yang ada di perbatasan atau daerah pelosok. Apalagi rata-rata warga kawasan lansia yang sudah sewajarnya mendapat bantuan.
Sebagai warga perantau dari Sulawesi Tenggara ke Ibu Kota Kaltim perlu dibangun jiwa solidaritas. “Kebersamaan ini tak bisa dinilai harganya, jadi sebisa mungkin sesama perantau kami harus saling merangkul, apalagi mayoritas penduduk disini adalah lansia,” jelasnya.
Sementara Koordinator Keraton-Kainmas Syahruddin menilai kegiatan positif ini tentu harus menjadi agenda rutin bagi masyarakat Buton di Samarinda, karena peran organisasi dalam hal ini adalah untuk menjaga dan merawat masyarakat Buton meskipun yang berada di kawasan pelosok.
“Ini sangat positif ya, dan harapannya kegiatan tahunan ini tidak hilang, saya sangat mensupport karena ini juga bentuk perhatian kita terhadap orang tua dan penduduk di sini,” ucap Syahruddin.
Editor: Aspian Nur