Buku yang diulas berjudul Steak Daging Sapi dan Empat Anak dari Suami yang Berbeda karya Syafruddin Pernyata menjadi topik utama yang dibedah.
Syafruddin Pernyata, Ketua GPMB Kaltim yang juga penulis buku tersebut menjelaskan, kedua buku berjenis antologi, yang berisikan kumpulan-kumpulan cerita pendek (cerpen).
Dua buku tersebut sebenarnya bisa saja menjadi satu, namun pertimbangan minat baca dan keramahan harga jual, menjadi pertimbangan utama.
“Dalam buku tersebut lebih banyak membahas soal bakti anak pada orang tua, kesetiaan suami kepada istri, termasuk guru di polisikan,” ungkap Syafruddin.
Pria berusia 66 tahun itu membeberkan, tulisan-tulisan dalam bukunya berawal dari satu group Facebook dengan anggota hampir satu juta dengan nama Komunitas Bisa Menulis (KBM).
Sayangnya, banyak karya yang sudah ditulis justru terkena take down alias tak lagi ditayangkan. Meski ada aplikasi dengan nama yang sama, Syafruddin mengaku tak tertarik dengan aplikasi tersebut. “Karena kebanyakan ceritanya diisi dengan tema perselingkuhan dan itu tidak cocok di saya,” ungkapnya.
Apalagi untuk membaca diaplikasi dimintai bayaran. Meski beberapa bab bisa dibaca gratis, namun beberapa bab setelahnya pembaca diwajibkan membayar. Pertimbangan-pertimbangan tersebut, ditambah tidak semua masyarakat aktif di Facebook dan menjadi anggota KBM, menjadi pendorong utama diluncurkannya dua buku tersebut. “Hanya cerita biasa sebetulnya, tapi saya juga menyampaikan pesan-pesan melalui buku ini,” tegasnya.
Dari kedua buku ini, Syafruddin ingin banyak orang lebih berminat untuk membaca. Dia juga mengaku sudah mempelajari karakteristik dari generasi milenial, hingga generasi z dalam minat mereka membaca buku sehingg bahasa-bahasa yang digunakan juga disesuaikan. Sama halnya dengan desain dari luar dan dalam buku.
Tak hanya seorang diri, Syafruddin juga menghadirkan Amien Wangsitala untuk membersamai menjadi narasumber bedah buku tersebut.
Editor: Aspian Nur