"Tolong ini agar menjadi catatan. Kendaraan dinas tidak diperbolehkan untuk mudik Lebaran kecuali tugas dinas, seperti Dinas Perhubungan yang memantau arus mudik," kata Rudy Mas'ud melansir dari Antaranewskaltim.com Kamis (27/6/2025) hari ini.
Rudy mengingatkan agar kendaraan dinas tidak digunakan untuk keperluan pribadi, mengingat kebiasaan padatnya arus mudik selama Lebaran dan beresiko menyebabkan kemacetan.
"Arus mudik cukup padat, kemacetan jangan ditambah kendaraan plat merah, harus diprioritaskan kepentingan masyarakat," sebutnya.
Diketahuinya banyak pegawai yang juga berasal dari daerah-daerah yang saat ini bertugas di lingkungan Pemprov Kaltim, diantaranya dari Paser, Bontang, Kutai Timur, Berau dan juga Kutai Barat.
Terlepas dari itu, Rudy juga mengingatkan masyarakat yang menjalani mudik berhati-hati saat berkendaraan, sehingga perjalanan bisa berjalan aman, tertib dan selamat sampai tujuan.
"Saat ditinggal mudik, pastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, sehingga masyarakat bisa menjalani mudik Lebaran dengan santai di kampung halaman," pesannya.
Sebelumnya diberitakan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memberikan izin kepada ASN dilingkup Pemkab Kutim untuk menggunakan kendaraan dinas saat mudik Lebaran. "Silahkan selama kendaraan dinas itu tidak dipakai oleh orang lain karena itu tanggung jawab yang diberikan fasilitas kendaraan," ujar Ardiansyah melansir dari antaranewskaltim.com kemarin.
Ditambahkannya, kendaraan dinas merupakan fasilitas negara yang memudahkan mobilitas para ASN dalam bertugas dan setiap ASN yang diberikan fasilitas kendaraan dinas wajib melakukan pemeliharaan juga penggunaan kendaraan dinas harus digunakan sesuai dengan kepemilikan kendaraan tersebut.
Karena itu ia tidak melarang penggunaan kendaraan dinas dipakai untuk pulang kampung atau mudik lebaran. "Kalau aturan mainnya yang membawa itu memang dia punya sendiri, maksudnya tugasnya sendiri itu kan mobilitas untuk dia juga, tanggung jawab dia yang tidak boleh itu kalau dia digunakan oleh orang lain," papar Ardiansyah.
Editor: Aspian Nur