Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Samarinda Mursidi kepada Korankaltim.com usai keberangkatan kapal siang tadi menjelaskan hal tersebut.
"Hari ini keberangkatan KM Queen Soya dengan kapasitas penumpang 1.600 orang dan memang sejak kemarin sudah mulai ada peningkatan, rata-rata hampir terisi, sama seperti saat ini," jelas Mursidi.
"Untuk yang berangkat memang ada kelebihan 25 penumpang dari kapasitas yang ada, tetapi tadi kami sudah melihat alat keselamatan mencukupi sehingga penumpang bisa terangkut," sambungnya.
Sejak Selasa (25/3/2025) malam hingga pagi tadi sudah ada pergerakan penumpangan di pelabuhan yang berangkat dari Samarinda menuju Pare-Pare, Sulawesi Selatan. "Sejak tadi malam memang sudah ada pergerakan penumpang sampai pagi tadi. Satu hari itu satu kapal yang berangkat pukul 12.00 WITA," ujar Mursidi lagi.
Kamis (27/3/2025) besok akan kembali diberangkatkan Kapal Motor (KM) Aditya dengan kapasitas penumpang 1.800 orang. "Karena KM Aditya ini lebih besar, sehingga kapasitasnya lebih banyak dibandingkan dua kapal lainnya," terangnya.
KSOP Samarinda memang telah memprediksi sejak tanggal 25 Maret sampai 27 Maret besok masih ada peningkatan arus mudik di Pelabuhan Samarinda.
"Termasuk hari Jumat nanti ada kapal terakhir untuk tambahan armada, yang sebenarnya tidak ada pemberangkatan hari itu. Jadi itu memang hanya penumpang sisa saja, karena masih ada penumpang yang naik di pelabuhan Balikpapan dan Bontang," tutup Mursidi.
Editor: Aspian Nur