Ketua Komisi II DPRD KaltimbSabaruddin Panrecalle mengungkapkan, waktu penutupan sementara diberlakukan Kamis, 27 Februari hari ini
“Dilakukan penutupan sementara
Jembatan Mahakam I Samarinda, untuk keperluan investigasi jembatan
secara menyeluruh yang komprehensif, adapun waktu penutupan Jembatan Mahakam setelah dilakukan Sosialisasi kepada masyarakat Kalimantan Timur secara luas memalui media elektronik, cetak dan media sosial,” kata Sabaruddin.
Pemberlakuan penutupan aktivitas lalu lintas bawah Jembatan Mahakam 1 berlaku untuk kapal tug boat, ponton, LCT yang bermuatan batu bara, kayu, pasir, batu pecah, serta material-material berat dan alat berat.
“Sedangkan untuk lalu lintas kapal penumpang dan penyeberangan serta aktivitas masyarakat lainnya yang menggunakan kapal kecil dan speed boat atau dibawah 500 GT masih diperbolehkan dengan penuh kehati-hatian,” paparnya.
Adanya penutupan aktivitas di bawah Jembatan Mahakam 1 Samarinda juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Dari peristiwa tersebut setidaknya DPRD Kaltim bersama pihak terkait akan segera membentuk tim investigasi teknis.
“Kami di DPRD Kaltim merekomendasikan kepada BBPJN untuk dilakukan investigasi dan pengujian beban statis dan dinamis pada Jembatan Mahakam untuk memastikan keselamatan kinerja struktur dan umur jembatan pasca ditabrak untuk ke sekian kalinya,” tutup Sabaruddin.
Editor Aspian Nur