Hal ini disampaikan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Abdul Rohim yang menyebut pembangunan kota harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat bukan sekadar memperindah tampilan kota.
“Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada estetika, tetapi juga harus membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” sebut Rohim kepada Korankaltim.com Rabu (26/2/2025).
Empat sektor utama yang perlu mendapat perhatian lebih diantaranya kesehatan, pendidikan, penyediaan lapangan pekerjaan serta infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. “Infrastruktur harus dibangun dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar mempercantik kota,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar pembangunan dilakukan secara merata, tidak hanya terfokus di pusat kota, tetapi juga menjangkau daerah pinggiran yang masih membutuhkan perhatian lebih. “Pemerataan pembangunan penting agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaatnya, bukan hanya mereka yang tinggal di pusat kota,” tegasnya.
Politisi PKS itu juga menegaskan DPRD Samarinda siap berkolaborasi dengan pemerintah kota untuk memastikan kebijakan pembangunan berjalan adil dan merata.
Dengan sinergi antara legislatif dan eksekutif, ia berharap pembangunan di Samarinda bisa lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah kota.
Editor: Aspian Nur