Plt Kepala Dinsos PM Samarinda, Ridwan Tassa menyatakan bahwa kemiskinan ekstrem di Kota Tepian merupakan masalah yang serius.
“Kita akan maksimalkan peran Dinsos PM untuk mengentaskan kemiskinan, terutama yang kemiskinan ekstrem,” ucapnya, Kamis (13/2/2025).
Beberapa waktu lalu, Dinsos PM terus melakukan verifikasi dan validasi (verval) data warga miskin ekstrem. Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dikerahkan untuk melaksanakan tugas tersebut.
“Jadi, kemiskinan ekstrem ini akan kami data secara detail, melakukan verval data sehingga bisa mendapatkan data miskin ekstrem yang benar-benar valid. By name, by address,” akunya.
Ridwan juga menekankan bahwa setelah data tersebut diperoleh, Dinsos PM akan mendalami lebih lanjut. Setiap rumah akan dipastikan satu per satu, termasuk menyelidiki penyebab mengapa satu keluarga masuk dalam kategori miskin ekstrem.
“Kalau dia jadi miskin karena tidak ada pekerjaannya, kita akan cari apakah ada anaknya yang bisa bekerja dalam keluarga itu,” tuturnya.
Kemudian, apabila sudah didapatkan, anak mereka akan dicarikan pekerjaan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda.
Editor: Erwin