Program ini menjadi satu dari beberapa upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh tanpa biaya, mendeteksi dini penyakit, pencegahan dan peningkatan kualitas hidup warga Indonesia.
Langkah ini diwujudkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/33/2025, yang berisi panduan teknis pelaksanaan program kesehatan gratis ini.
Di Kota Samarinda, program PKG juga telah dipersiapkan dengan serius. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Samarinda dr Ismed Kusasih menyebut persiapan sudah mereka lakukan secara intensif.
“Selama dua pekan terakhir kami rutin melakukan koordinasi melalui zoom dengan Kemenkes terkait teknis pelaksanaan. Program ini diharapkan dapat dimulai awal Februari,” ujar Ismed kepada Korankaltim.com Senin (27/1/2025) hari ini.
Pelaksanaan PKG akan mengikuti siklus hidup masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia. Pemeriksaan dilakukan difasilitas kesehatan primer seperti puskesmas dan laboratorium kesehatan masyarakat. Di Samarinda, seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan yang ditunjuk akan ikut terlibat.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat. Data pribadi yang dimasukkan akan menjadi dasar untuk penjadwalan pemeriksaan.
“Misalnya, jika Anda lahir pada tanggal 15, Anda dapat mendaftar sebelum tanggal tersebut dan diarahkan ke puskesmas yang melayani PKG,” ucap Ismed lagi.
PKG akan mencakup berbagai jenis pemeriksaan, termasuk skrining kesehatan yang disesuaikan dengan usia peserta. Pemeriksaan untuk bayi, anak-anak, dewasa, dan lansia akan memiliki pendekatan yang berbeda sesuai kebutuhan masing-masing kelompok. Selain itu, pemeriksaan khusus juga disiapkan untuk anak sekolah dan kasus tertentu.
Tidak ada kuota harian untuk peserta PKG, selama peserta memiliki identitas yang sesuai, yakni KTP. Namun bagi warga yang bukan ber-KTP Samarinda tetapi tinggal di Samarinda, aturan akan dibuat lebih fleksibel.
“Meski belum ada arahan pasti, kemungkinan besar tetap akan diakomodasi selama yang bersangkutan adalah WNI,” ucap Ismed.
Program ini diharapkan Ismed menjadi langkah besar dalam memperbaiki layanan kesehatan nasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Editor: Aspian Nur