Pada kunjungan ke dua kabupaten tersebut, tampak Rudi Mas’ud beserta istrinya, Syarifah Suraidah yang juga anggota DPR RI, turut mengikuti berbagai rangkaian agenda bersama Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik.
Kehadirannya menimbulkan tanda tanya, mengingat Rudi Mas’ud merupakan bagian dari salah satu pasangan calon Gubernur Kaltim.
Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi, dan dirinya sebagai Pj Gubernur sebelumnya juga telah mengundang para calon lainnya.
“Hari ini kita juga sempat di tanyain Bawaslu dan kita tunjukkan surat undangan yang telah kita sampaikan ke Rudi Mas’ud dan Seno Aji, Isran Noor dan Hadi Mulyadi, serta DPD dan DPRD provinsi,” ujar Akmal Malik, Senin (20/1/2024).
Ia menyatakan, dalam hal ini sebenarnya dirinya ingin menunjukkan bahwa demokrasi harus memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.
“Setelah kita berkontestasi harus duduk bersama, kira-kira apa PR kita kedepan,” sebutnya.
Akmal Malik menuturkan pihaknya juga masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk penetapan pasangan calon.
“Dan kita tidak menyebutkan pasangan A atau B yang menang, tetapi sembari ini berjalan kita mengajak ayok kita ke lapangan, apa yang terjadi dan apa yang harus kita benahi ke depan,” katanya.
Ia menerangkan, bagi mereka yang pernah memimpin seharusnya bisa memberikan masukan kepada yang akan memimpin ke depan.
“Atau sebaliknya, apabila mereka yang kembali memimpin apa yang seharusnya diperbaiki ke depan,” tuturnya.
Lebih lanjut, kontestasi itu hanya proses rekrutmen saja, serta menjalankan tanggung jawab untuk membangun Kaltim.
“Makanya saya mencoba membangun budaya konsolidasi seperti itu, walaupun banyak diterjemahkan oleh media terserah, niat saya baik, saya ingin semua warga negara, pemimpin yang berkontestasi siapapun mari lihat kondisi dilapangan serta mari kita rumuskan untuk kepentingan masyarakat Kalimantan Timur,” tekannya.
Editor: Erwin