Informasi yang dihimpun Korankaltim.com, pembuang bayi tersebut seorang wanita muda yang merupakan ibu kandung dari bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan penjaga kuburan.
Pantauan media ini Sabtu (18/1/2025) malam tadi di Polsek Sungai Kunjang, wanita berhijab tersebut diamankan bersama suaminya tetapi si suami ternyata tak mengetahui perbuatan istrinya.
Keduanya bahkan sempat berdebat, yang mana sang suami menanyakan kenapa tak memberitahunya padahal saat kejadian tersebut sang suami berada di rumah.
Si istri mengaku panik usai melahirkan seorang diri di rumahnya dalam kamar mandi, kawasan Sungai Kunjang.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar yang dikonfirmasi mengakui kalau terduga pelaku pembuangan bayi sudah diamankan.
"Sudah (diamankan), saat ini masih dalam tahap pemeriksaan," ujar Hendri melalui pesan singkat WhatsApp Minggu (19/1/2025) hari ini.
Mengenai jasad bayi yang ditemukan sudah diautopsi, Hendri yang merupakan jebolan Akademi Polisi (Akpol) angkatan 2002 itu menyebutkan hari ini hal itu dilakukan di rumah sakit untuk mencari tahu penyebab kematian bayi malang tersebut.
"Hari ini rencana dilakukan autopsy dan sample DNA sudah diambil, nantinya dikirim ke Jakarta, jadi hasilnya apa, kami masih menunggu," pungkas Hendri.
Sebelum diberitakan sesosok jasad bayi perempuan yang baru lahir ditemukan di tumpukan tanah di pemakaman muslim Bendang Jumat (17/1/2025) pekan lalu sekitar pukul 07.00 WITA pagi hari.
Saat ditemukan penjaga sekaligus penggali kubur, kondisi bayi sudah meninggal dunia dan hanya dibalut dengan selembar kain berwarna putih.
Editor: Aspian Nur