Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy menyebut, Teras Samarinda yang selama ini pengelolaannya di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) nantinya akan dikelola oleh Perumda Varia Niaga.
Mulanya penyerahan direncanakan berlangsung pada Oktober 2024. Namun karena ada beberapa proses yang harus dilewati, maka penyerahan diprediksi baru bisa terlaksana pada Januari 2025 mendatang.
Marnabas menerangkan, beberapa yang menjadi perhatian di antaranya terkait aturan yang tertuang dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), sebab Teras Samarinda dibangun menggunakan APBD kota.
“Kita ada konsultasi juga dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) terkait itu, penghitungan aset dan nilai kontribusi dari Varia Niaga harus jelas dulu,” kata Marnabas saat dikonfirmasi, Rabu (25/12/2024).
Selagi menunggu penyerahan tersebut, penyempurnaan fasilitas juga terus dilakukan. Terlihat di Teras Samarinda saat ini ada penambahan tenan UMKM. Marnabas mengatakan, nantinya tenan itu akan diisi juga oleh UMKM yang sudah terdaftar dalam aplikasi yang terdata saat pendaftaran lalu.
Kemudian, sudah terdapat parking gate di area parkir, juga terdapat fasilitas pelican crossing untuk membantu para pengguna jalan. Ia pun meminta pada masyarakat bahwa segala fasilitas publik yang ada di sana dapat dijaga demi kenyamanan bersama.
“Kita mau menyenangkan pengunjung, salah satunya dari pedagang, kita tekankan harga harus stabil, jangan mahal,” pintanya.
Terkait dengan penggunaan amphitheater di Teras Samarinda sebagai tempat kegiatan atau acara, Marnabas mengatakan masyarakat hanya perlu mengajukan permohonan kepada DLH. Karena website yang dibuat untuk sarana masih dalam tahap penyempurnaan.
“Kalau orang mau menggunakan Teras Samarinda pakai aplikasi nanti. Saat ini kalau mau pakai tinggal ajukan ke DLH, nanti diatur,” pungkasnya. (*/KK)
Editor: Erwin