Korban Ijazah Palsu Ditawari Ikut Ujian
2 menit baca3.329 kali dibaca

SAMARINDA - Dinas pendidikan (Disdik) Samarinda bergerak cepat merespon adanya dugaan ijazah palsu yang diduga diterbitkan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harapan Etam Kaltim. Disdik langsung memangil orang-orang yang menerima ijazah diduga palsu tersebut, pun dari pihak PKBM Harapan Etam Kaltim yang diduga menerbitkan ijazah tersebut. Ada korban yang memilih melapor polisi dan ada juga yang memilih menempuh jalur mediasi, menunggu ganti rugi dari pihak PKBM Harapan Etam Kaltim.
Setelah memeriksa dan menyatakan ijazah yang dipermasalahkan tersebut palsu, pihak Disdik Samarinda pun mulai memikirkan solusi lain buat para korban, diantaranya adalah mengikutkan mereka pada ujian kesetaraan pada 2018 mendatang. “Kasihan, sudah ada yang kuliah, dan tidak bisa melanjutkan lagi kulianya. Makanya kita alihkan ke SKB (Sanggar Kegiatan Belajar), itu PKBM Negeri. Nanti mereka tetap ujian meski dia sudah ujian (di PKBM Harapan Etam Kaltim), dia harus tetap ujian lagi. Saya minta sabar sampai 2018 nanti,” ujar Kepala Bidang (Kabid) PAUD, Dikmas dan Keluarga, Disdik Samarinda, Endang Sri Rumiati.








