Ketua Pro CP Kaltim, Katarina mengatakan bahwa edukasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya orang tua yang mempunyai anak disabilitas. Menurutnya tak sedikit orang tua yang paham bagaimana merawat anak disabilitas dengan baik.
“Ilmunya sangat penting buat orang tua yang punya anak disabilitas karena tidak banyak yang tahu, dan dari kegiatan ini kita bisa saling silaturahmi dengan orangtua dan anak-anak disabilitas,” ucapnya.
Selain itu, edukasi ini juga memberikan pengajaran tentang tata cara melakukan terapi pada anak disabilitas pada saat di rumah. Karena memiliki keterbatasan fisik, sehingga para orang tua ikut belajar melakukan terapi.
“Karena rata-rata anak kita ini punya keterbatasan fisik dan agak susah untuk jalan, bahkan ada yang hanya bisa baring, jadi kami belajar melakukan terapi di rumah,” bebernya.
Adapun dokter yang mengisi kegiatan tersebut yaitu, dr. Andi Ardhana Mamahi, Sp, KFR yang juga dokter spesialis dalam keahlian untuk menangani pasien yang mengalami gangguan fungsi tubuh atau keterbatasan fisik akibat cedera atau penyakit.
“Kami berharap juga ini bisa membantu kami untuk melakukan terapi kepada anak-anak supaya tidak ketinggalan atau kesulitan untuk melakukan terapi,” pungkasnya. (*/kk)