Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Samarinda Hendra AH kepada Korankaltim.com pagi tadi menjelaskan, dugaan awal penyebab awal kebakaran adalah korsleting listrik pada panel yang sudah berusia tua.
“Panel listrik di ruang tersebut diperkirakan mengalami panas berlebih hingga memicu api tapi penyebab pastinya masih diselidiki oleh kepolisian,” jelas Hendra.
Ruang panel berukuran sekitar 2x3 meter itu sempat dilalap api sebelum tim pemadam tiba di lokasi. Sekitar satu setengah jam api berhasil dipadamkan petugas yang mengerahkan empat unit truk pemadam dari dua posko dibantu beberapa relawan.
“Meski api tidak menyebar ke area lain, asap dari kabel yang terbakar cukup berbahaya. Kami memastikan area benar-benar aman dengan menyiram lokasi untuk meminimalkan risiko sisa asap,” tambah Hendra.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya kerugian material berupa kerusakan total pada panel listrik utama, yang membuat aliran listrik di gedung Balai Kota terhenti sementara. “Karena kerusakan pada panel, genset tidak bisa digunakan, sehingga aliran listrik masih belum pulih,” tutup Hendra.
Editor: Aspian Nur