Desa menyajikan pemandangan perkebunan kangkung yang berada di tengah kota. Dengan mengangkat tema desa wisata dan alam, Desa Wisata Kang Bejo menawarkan kegiatan wisata edukasi berupa pembelajaran dan interaksi langsung tentang alam, lingkungan dan pertanian.
Daya tarik desa wisata yang dimilki Kang Bejo mulai dari beberapa fasilitas yaitu dari spot foto yang menarik, area pertanian kangkung, hidroponik, pujasera, edukasi, dan atraksi seni budaya pencak silat, tarian dan membatik.
Adapun wisata edukasi yang ditawarkan yaitu berupa pelatihan mulai dari tanam kangkung, hidroponik, tauge, kelas memasak dan pelatihan kerajinan cinderamata.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ririn Sari Dewi mengatakan bahwa wisatawan mendapatkan edukasi mengenai jenis sayuran kangkung, dan berbagai jenis tanaman yang ada di Kang Bejo.
“Juga wisatawan dikenalkan bagaimana cara membudidayakan tauge dan cara pembuatannya,” bebernya, Selasa (19/11/2024).
Selain itu pada pelatihan kerajinan cenderamata, wisatawan diperkenalkan dengan dengan salah satu hasil kerajinan tangan berbahan dasar kain perca. Tidak cukup sampai disini, nantinya wisatawan juga dapat mengetahui mulai dari proses pembuatan serta dapat berkreasi membuat keset yang telah disediakan.
“Banyak yang bisa dilihat, ada produk ekonomi kreatif, kuliner, dan spot foto yang memiliki pemandangan yang bagus,” bebernya.
Desa wisata ini, terdapat berbagai fasilitas yang memadai yaitu tiga penginapan dengan belasan kamar dan Musala serta bazar dengan harga yang murah, sehingga ini diharap mampu memberikan layanan terbaik kepada wisatawan yang datang, baik nusantara maupun mancanegara.
Editor: Erwin