Istri Menolak Bercinta, Suami Setubuhi Anak Tiri
1 menit baca707 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Ayah di Samarinda tega menyetubuhi anak tirinya. Pelaku berdalih melakukan perbuatan keji itu karena istrinya menolak diajak berhubungan intim.
Terungkapnya perbuatan pria 32 tahun itu saat ibu kandung korban dipanggil oleh pihak kepala sekolah (kepsek) tempat remaja 15 tahun itu mengenyam pendidikan.
Setibanya di sana dan bertemu sang kepsek pun langsung menceritakan apa yang dialami oleh remaja perempuan itu, bahwa anaknya telah disetubuhi oleh ayah tirinya.
"Jadi korban ini menceritakan kepada kepseknya, kemudian memberitahu ibu kandung korban kalau sudah disetubuhi ayah tirinya," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus saat dikonfirmasi, Rabu (16/10/2024) hari ini.
"Dan ibu korban langsung menanyakan kepada anaknya, itu dibenarkan korban kalau dia sudah disetubuhi ayahnya tiga kali," sambungnya.
Mendengar pengakuan sang anak, ibu korban tak terima dan kemudian langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Samarinda Kota guna dilakukan proses lebih lanjut.
"Setelah kami terima laporan itu, anggota langsung melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi," ujarnya.
Pada Senin (14/10/2024) sekira pukul 18.35 WITA, Tim Elang julukan Polsek Samarinda Kota, mendatangi kediaman terduga pelaku di kawasan Sambutan, dan langsung mengamankannya. "Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya," terangnya.
"Saat hendak disetubuhi, ibu korban bangun, dan pelaku langsung mengurungkan niatnya itu, ini pengakuan pelaku, itu sudah dua kali dilakukan di waktu yang berbeda," sambungnya.
Ditanya motif pelaku melakukan perbuatannya itu, dari pengakuannya lantaran sering bertengkar dengan ibu kandung korban.
"Pelaku dengan ibu kandung korban sering bertengkar, karena menolak ajakan pelaku melakukan hubungan intim, makanya dia kesal dan melampiaskan kepada anak tirinya (korban)," imbuhnya.
Ia menambahkan saat melakukan aksi tak terpujinya itu, pelaku mengancam akan menyebarkan video korban, dan memberitahu ibunya. "Iya diancam, katanya videonya mau disebar, kalau sampai bilang," pungkasnya.
Editor: Supiansyah










