Sekadar diketahui, gondong adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus paramyxovirus dan menyebabkan pembengkakan pada kelenjar parotis dibagian leher.
Kepala UPTD Puskesmas Samarinda Kota dr Wawan Aprian Noor dalam surat edaran yang tersebar meminta agar anak yang mengalami gondong/paroritis/mumps untuk menjalani isolasi mandiri (isoman).
“Tidak masuk sekolah, tidak keluar rumah dan meminimalisir kontak dengan orang lain, hingga minimal enam hari saat pembengkakan terjadi,” tulisnya.
Makanan dan minuman bergizi juga menjadi salah satu upaya dalam percepatan proses penyembuhan. Termasuk membudayakan kembali penggunaan masker pada anak dan guru.
Penggunaan masker ini dikhususkan didalam kelas dalam waktu satu atau dua pekan kedepan atau setidaknya sampai pekan pertama bulan Oktober 2024.
“Rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir,” jelasnya.
Karena disebabkan oleh virus, maka penularannya cukup mudah, bisa melalui cipratan air ludah sehingga penggunaan masker dinilai cukup efektif dengan pencegahan dan penularan.
Editor Aspian Nur