Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gunung Lingai Gang Berkat RT 5 Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang sekitar pukul 04.30 WITA pagi.
Seorang warga bernama Arman kepada Korankaltim.com menjelaskan, pemuda tersebut mengalami gangguan kejiwaan. "Saya diberitahu kalau ada pria yang memukul ibu kandungnya, kemudian diamankan polisi," ujar Arman.
Pemuda tersebut dijelaskannya memang kerap melakukan penganiayaan terhadap orangtuanya tetapi tak pernah mengganggu warga sekitar.
"Kalau menganggu warga tidak pernah tetapi sering ribut dirumahnya, yang tinggal ada adik perempuannya dan ibunya, ayahnya sudah meninggal," ujar Arman lagi.
"Kabarnya dua kali ibunya dipukul yang baru itu subuh tadi dipukulnya, sebelumnya almarhum bapaknya juga," sambungnya.
Pelaku disebutkannya juga kerap keluar masuk Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam. "Seminggu masuk keluar lagi, jadi begitu terus," jelas Arman.
Disinggung apakah kejiwaan pemuda tersebut terganggu akibat kerap mengkonsumsi narkoba, dirinya tak bisa memastikan. "Kalau soal itu saya kurang tahu, tetapi dia memang jarang minum obat dari rumah sakit makanya sering kumat-kumatan," ucap Arman.
Sementara itu Relawan Samarinda Muhammad Zeini Basri mengatakan mereka menerima laporan dari warga, adanya seorang pemuda yang menganiaya ibu kandungnya tersebut.
"Kami minta pihak keluarga langsung menghubungi pihak emergency Samarinda Siaga 112 dan tim langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan," kata Zeini.
Tetapi pihaknya kekurangan personel, lantaran saat hendak diamankan pelaku memberontak serta memegang senjata tajam.
"Tenaganya kuat, dia berontak, makanya menunggu sampai jam tujuh pagi dibantu pihak kepolisian, langsung dibawa ke Polsek Sungai Pinang, setelah itu ke rumah sakit jiwa," paparnya.
Informasinya penganiayaan dilakukan pemuda itu ke ibunya dengan cara dibenturkan ke dinding, sehingga mengalami luka goresan di kepala akibat dianiaya.
"Ibunya langsung dibawa ke klinik terdekat untuk diobati, dan keterangan keluarganya memang sering, karena dugaanya pelaku sering konsumsi obat (narkoba)," sebut Zeini lagi.
Saat diamankan pelaku memegang senjata tajam jenis pisau, dan gergaji kecil. "Dia pegang saja, makanya tadi tidak berani juga, jadi tunggu polisi," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur