Sebelumnya, duplikat bendera dan teks Proklamasi tersebut diterbangkan langsung dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SASM) Sepinggan Balikpapan pada pukul 13.05 WITA.
Setibanya bendera pusaka dan teks Proklamasi tersebut, langsung disambut oleh pejabat di lingkup pemerintah serta tim Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang kemudian dibawa langsung menuju IKN.
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik menyampaikan, bahwa prosesi penyerahan bendera pusaka telah dipersiapkan dengan matang.
"Jadi setelah mendarat di Balikpapan, kita telah mempersiapkan prosesi penyerahan bendera pusaka untuk dibawa langsung ke Ibu Kota Nusantara," ujar Akmal Malik, Sabtu (10/8/2024).
Dalam kesempatan tersebut Akmal Malik bersama Kapolda Kaltim, Pangdam VI/Mulawarman, serta perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), mengawal langsung kirab dari Balikpapan menuju IKN.
"Kita memperkirakan untuk perjalanan yang ditempuh memakan waktu sekitar satu setengah jam," katanya.
Dia mengungkapkan, dengan kedatangan duplikat bendera merah putih dan teks proklamasi di IKN memiliki makna yang sangat mendalam, khususnya kesiapan Kaltim sebagai bagian dari ibu kota negara.
"Jadi ini merupakan simbol kesiapan Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung penyelenggaraan peringatan Upacara Kemerdekaan Ke-79 di IKN," jelasnya.
Akmal Malik berkeinginan, jelang upacara HUT Ke-79 RI di IKN menjadi bagian momentum untuk menunjukkan bahwa Kalimantan Timur siap dan terus mendukung adanya IKN.
"Apalagi kehadiran duplikat bendera pusaka dan teks Proklamasi ini menjadi momen bersejarah bagi Kalimantan Timur, sebagai bukti nyata perhatian negara terhadap wilayah yang sebagian besar akan menyokong Ibu Kota Nusantara," terangnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh rangkaian acara peringatan HUT RI ke-79 di IKN dapat berjalan lancar.
"Semoga perjalanan Upacara Kemerdekaan di IKN juga berjalan aman tanpa kendala," tandas Akmal Malik.
Editor: Supiansyah