Ketua KPMKB Samarinda Rijal mengatakan, pada tahun 2014 lalu Berau melakukan pertemuan dengan Negara Seychelles, membahas program percepatan Blue Economy Maratua.
“Jadi ini bagian dari follow up untuk mendukung penguatan Blue Economy di Pulau Maratua melalui program yang kita usung yaitu Pengabdi di Ujung Negeri 2,” kata Rijal kepada Korankaltim.com Jumat (26/7/2024).
Akan ada 40 delegasi mahasiswa asal Berau yang mengikuti kegiatan Pengabdi Di Ujung Negeri 2 inibdan fokus melakukan pengabdian di kampung Teluk Alulu. Maratua.
“Ada empat kampung yang ada di Pulau Maratua, tapi kami fokuskan itu di kampung Teluk Alulu karena daerah sana fasilitasnya masih sangat terbatas,” jelasnya.
Bahkan, saat KPMKB melakukan kegiatan pengabdian di ujung negeri pertama kalinya mereka sudah membentuk organisasi yang bernama Blue Economy Collage Student (BECS) yang fokus membahas tentang percepatan Blue Economy di Pulau Maratua.
“Kami buka kesempatan kepada mahasiswa di Kaltim khususnya Berau agar dapat bergabung untuk bersama-sama membahas tentang potensi itu,” sebut Rijal.
Editor Aspian Nur